Analisis Implementasi Program Pendidikan Aman Bencana di Daerah Istimewa Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10156Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Daerah Istimewa Yogyakarta serta mengeksplorasi persepsi guru terhadap efektivitas program tersebut. Pendekatan mixed methods digunakan dengan mengombinasikan Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, dan survei terhadap 341 guru dari berbagai jenjang pendidikan. Analisis kualitatif dilakukan untuk menggali pengalaman sekolah pelaksana SPAB, sedangkan analisis kuantitatif menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi dan tingkat kemudahan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPAB masih berada pada tahap berkembang dengan tingkat keberhasilan yang beragam antar sekolah. Sekolah yang memperoleh pendampingan eksternal menunjukkan pelaksanaan yang lebih komprehensif, terutama pada aspek kelembagaan dan kesiapsiagaan, dibandingkan sekolah yang melaksanakan secara mandiri. Pilar pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana menjadi dimensi yang paling mudah diimplementasikan, sedangkan aspek fasilitas aman dan manajemen kelembagaan masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan dukungan kebijakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas guru, dan dukungan regulatif serta pendanaan berkelanjutan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang tangguh terhadap bencana di Daerah Istimewa Yogyakarta.







