Transformasi Kepemimpinan Digital dalam Pengelolaan Lembaga Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10160Abstract
Transformasi digital di sekolah dasar menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan efektivitas manajemen dan kualitas layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses transformasi kepemimpinan digital di SDN 001 Sangatta Utara, serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat, dan dampaknya terhadap tata kelola sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kepemimpinan digital di SDN 001 Sangatta Utara berjalan melalui tiga tahapan utama: (1) penguatan visi dan kesadaran digital kepala sekolah, (2) implementasi bertahap teknologi digital dalam administrasi, komunikasi, dan pembelajaran, serta (3) pembentukan budaya kerja berbasis kolaborasi dan data. Faktor pendukung terdiri atas komitmen kepala sekolah, semangat belajar guru, serta dukungan kebijakan Kurikulum Merdeka. Adapun hambatan utama meliputi keterbatasan akses internet, variasi literasi digital guru, dan resistensi terhadap perubahan. Transformasi tersebut berdampak pada meningkatnya efisiensi administrasi, keteraturan dokumentasi digital, serta kolaborasi guru dalam pengembangan perangkat ajar. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan digital di tingkat sekolah dasar memerlukan kombinasi antara visi kepemimpinan, kesiapan sumber daya manusia, dan dukungan infrastruktur yang memadai.







