Penggunaan Media Pembelajaran Playmat Angka dalam Meningkatan Kemampuan Matematika Bagi Anak Tunagrahita Ringan Kelas 2 di SLB Mutiara Bunda

Authors

  • Ende Aas Nurhasanah Universitas Islam Nusantara, Indonesia
  • Lilis Suwandari Universitas Islam Nusantara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang penggunaan media pembelajaran playmat angka dalam meningkatan kemampuan matematika bagi anak tunagrahita ringan kelas 2 di SLB Mutiara Bunda. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah satu guru kelas dua dan enam orang anak tunagrahita ringan. Observasi langsung mengindikasikan bahwa kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak tunagrahita ringan masih terbatas dan memerlukan pendekatan pembelajaran yang konkret dan menarik. Penggunaan media playmat angka terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan tersebut melalui kegiatan yang melibatkan gerak fisik, visualisasi angka, dan pengulangan verbal. Langkah-langkah penggunaan media mencakup tahap persiapan, kegiatan inti, dan penutup yang dirancang secara sistematis. Penggunaan playmat angka dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi anak tunagrahita ringan dalam mengenal lambang bilangan. Disarankan agar guru dan sekolah menyediakan dukungan sarana, pelatihan, serta penyesuaian strategi agar pembelajaran dapat berlangsung optimal. Meskipun demikian, guru menghadapi beberapa kendala, seperti jumlah media yang terbatas, serta kebutuhan bimbingan individual yang tinggi. Rekomendasi ditujukan kepada guru agar dalam pembelajaran menggunakan media pembelajaran yang inovatif.

Published

2026-01-02

How to Cite

Nurhasanah, E. A. ., & Suwandari, L. . (2026). Penggunaan Media Pembelajaran Playmat Angka dalam Meningkatan Kemampuan Matematika Bagi Anak Tunagrahita Ringan Kelas 2 di SLB Mutiara Bunda. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 133-139. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10180