Kemampuan dalam Belajar Keterampilan Membuat Ecobrick pada Anak dengan Hambatan Intelektual Ringan Kelas XII di SKH Dian Bahagia
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10183Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan dalam belajar keterampilan membuat ecobrick pada anak dengan hambatan intelaktual ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik tringaluasi. Data di analisis menggunakan deskriptif kualitatif dengan mereduksi data, menyajikan data, dan membuat kesimpulan dalam bentuk naratif. Subjek penelitian meliputi satu guru dan dua siswa dengan hambatan intelektual ringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) siswa mampu dalam membuat ecobrick. Siswa mampu memahami langkah-langkah dasar pembuatan ecobrick setelah mendapat contoh langsung dari guru, 2) Guru menggunakan metode demonstrasi dan praktik sehingga anak lebih mudah belajar. Siswa dapat mengikuti intruksi dengan baik jika guru menggunakan bahasa sederhana dan memberikan bimbingan individual: 3) Kesulitan utama yang dialami siswa adalah saat menggunting plastik dan memadatkan plastik kedalam botol karena keterbatasan motorik halus. Meskipun demikian, kemandirian dan hasil karya siswa menunjukkan peningkatan setelah beberapa kali praktik.4) Suasana pembelajaran berlangsung kondusif dan menyenangkan, guru aktif membimbing serta memberikan motivasi dan pujian. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran keterampilan membuat ecobrick efektif dalam meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan rasa percaya diri anak dengan hambatan intelektual ringan. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam pembentukan sikap peduli lingkungan dan tanggung jawab sosial. Guru diharapkan dapat terus mengembangkan kegiatan serupa secara berkelanjutan agar hasil belajar anak semakin optimal.







