Hubungan Antara Pemberian Dosis Total Insulin Harian terhadap Kejadian Hipoglikemia pada Pasien Diabetes Tipe 2 Rawat Jalan di Rumah Sakit Universitas Airlangga
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10188Abstract
Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia dan dunia, dengan insulin sebagai salah satu terapi utama pada pasien dengan kontrol glikemik yang tidak tercapai. Penggunaan insulin, meskipun efektif, sering dikaitkan dengan risiko hipoglikemia, yang dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikenali dan ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dosis total insulin harian dengan kejadian hipoglikemia pada pasien DMT2. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan di Poli Penyakit Dalam RS Universitas Airlangga pada periode 28 Mei hingga 4 Juli 2025 dengan teknik purposive sampling. Jumlah responden sebanyak 30 pasien DMT2 yang menjalani terapi insulin dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mengenai kejadian hipoglikemia, serta pencatatan dosis total insulin harian dari rekam medis. Analisis data meliputi uji normalitas, uji t independen, dan uji korelasi Pearson. Terdapat hubungan yang signifikan antara dosis total insulin harian dengan kejadian hipoglikemia pada pasien DMT2 di RS Universitas Airlangga. Pasien dengan dosis insulin lebih tinggi memiliki risiko lebih besar untuk mengalami hipoglikemia, meskipun faktor lain seperti jenis insulin, pola diet, aktivitas fisik, dan kepatuhan pengobatan juga berperan. Penelitian lanjutan dengan metode pemeriksaan glukosa darah yang lebih objektif (misalnya CGM) dan jumlah sampel lebih besar sangat disarankan untuk memperkuat hasil ini.







