Analisis Filosofis Pilihan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran dalam Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10190Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pertimbangan filosofis di balik pemilihan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran dalam penelitian manajemen pendidikan Islam. Dengan menggunakan desain data sekunder dan pendekatan mixed methods sequential explanatory, penelitian ini menelaah empat puluh artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2015 hingga 2024. Artikel diklasifikasikan berdasarkan metodologinya, lalu dianalisis secara deskriptif untuk melihat tren dan proporsi pada dua periode: 2015–2019 dan 2020–2024. Hasil menunjukkan bahwa 14 penelitian menggunakan metode kualitatif, 13 kuantitatif, dan 13 campuran. Secara kuantitatif, penelitian kualitatif mendominasi sebesar 65% pada 2015–2019 dan 55% pada 2020–2024, sementara kuantitatif dan campuran meningkat menjadi 30% dan 15%. Dominasi kualitatif mencerminkan karakter pendidikan Islam yang sarat makna dan nilai, sedangkan keterbatasan metode kuantitatif dan campuran terkait dengan kapasitas teknis serta dukungan kelembagaan. Secara filosofis, penelitian ini menegaskan urgensi integrasi metodologis dari sudut ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk memperkuat penelitian pendidikan Islam yang berbasis data, kontekstual, dan berorientasi nilai.







