Transformasi Pendidikan Islam di Era AI terhadap Penguatan Nalar Kritis/Berpikir Kritis Siswa
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10207Abstract
Penelitian ini membahas transformasi pendidikan Islam di era kecerdasan buatan (AI) serta kontribusinya terhadap penguatan nalar kritis siswa. Latar belakang penelitian berangkat dari pesatnya perkembangan teknologi digital dan AI yang mengubah paradigma pembelajaran, termasuk tuntutan kompetensi baru bagi peserta didik agar mampu berpikir kritis, adaptif, dan literat digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis library research dengan teknik analisis isi melalui pengumpulan, verifikasi, dan interpretasi literatur relevan terkait AI, pendidikan Islam, dan kemampuan berpikir kritis. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, prosiding, dan regulasi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pendidikan Islam memungkinkan terciptanya pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan personal sehingga mendukung pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Temuan juga menunjukkan bahwa AI dapat memperkuat proses tafakkur dan tadabbur melalui penyediaan akses informasi yang luas, meskipun tetap diperlukan pengawasan etika agar nilai-nilai spiritual dan moral Islam tidak tereduksi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dan penguatan nalar kritis siswa, dengan syarat implementasinya tetap berpijak pada prinsip pendidikan Islam yang holistik.







