Kurikulum SMK di Titik Tumpul Inovasi: Antara Kebutuhan Industri dan Kenyataan di Lapangan
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10221Abstract
Kurikulum SMK memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga kerja terampil untuk kebutuhan industri, lebih tepatnya kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan kerja (DUDIKA). Namun, saat ini perkembangan teknologi menunjukkan bahwa implementasi kurikulum masih berada di titik tumpul inovasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dari hasil-hasil penelitian relevan yang terkait dengan relevansi kurikulum SMK, khususnya terhadap kesenjangan kompetensi, implementasi pembelajaran berbasis industri, dan kontribusi kemitraan antara sekolah dengan industri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi literatur. Kajian literatur terhadap penelitian tahun 2021-2025 menunjukkan bahwa kurikulum 2013 revisi 2017 dan kurikulum merdeka belum relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDIKA). Diketahui dari berbagai temuan bahwa kurikulum merdeka lebih relevan dengan perkembangan teknologi karena bersifat lebih sederhana dan mendalam dengan fokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi para peserta didik. Implementasi kurikulum di SMK yang belum optimal dapat diatasi dengan menjaga kolaborasi yang erat antara SMK dan DUDIKA, melalui konsep Link and Match berupa sinkronisasi kurikulum, modernisasi fasilitas, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan teaching factory. Temuan ini menegaskan perlunya inovasi kurikulum vokasi yang berkualitas dan terintegrasi teknologi digital agar lulusan SMK lebih siap kerja dengan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan DUDIKA, baik dari aspek hard skills maupun soft skills.







