Perbandingan Makna Metafora Pepatah Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin yang Mengandung Unsur Hewan 12 Shio

Authors

  • Falencia Mung Liena Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Lily Thamrin Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Lusi Lusi Universitas Tanjungpura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10278

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari manusia, tidak sedikit yang menggunakan pepatah sebagai alat komunikasi. Pepatah dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin mengandung banyak unsur, terutama pepatah yang mengandung unsur hewan. Selain itu, hewan-hewan dalam 12 shio merupakan hewan yang sangat istimewa. Oleh sebab itu, penulis melakukan kajian perbandingan tentang makna metafora ke 12 unsur hewan shio dalam pepatah Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka, penulis mengumpulkan 76 pepatah Bahasa Indonesia dan 295 pepatah Bahasa. Pepatah dalam kedua bahasa sering menggunakan kebiasaan masing-masing hewan atau perilaku alami hewan untuk melambangkan atau membandingkan perilaku manusia, hewan yang sering muncul dalam kedua bahasa tersebut juga berbeda. Berdasarkan struktur penulisan pepatah, sebagian besar struktur penulisan pepatah Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin memiliki warna emosional yang kuat. Sedangkan letak perbedaan penggunaan pepatah kedua bahasa tersebut terletak pada hubungan struktur kalimatnya, dimana Sebagian besar pepatah Bahasa Indonesia berbentuk satu bagian, sedangkan pepatah Bahasa Mandarin paling sering berbentuk dua bagian. Selain itu, pepatah Bahasa Mandarin memiliki struktur penulisan dengan komponen sinonim.

Published

2026-01-07

How to Cite

Liena, F. M., Thamrin, L. ., & Lusi, L. (2026). Perbandingan Makna Metafora Pepatah Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin yang Mengandung Unsur Hewan 12 Shio. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 338-346. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10278