Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Tantang dan Inovasi di Sekolah dan Madrasah

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menekankan identifikasi tantangan dan inovasi yang muncul di sekolah serta madrasah. Menggunakan metode literature research, penelitian ini menelaah 41 dokumen ilmiah yang relevan, termasuk jurnal terakreditasi, prosiding, buku akademik, dan regulasi resmi, dengan proses seleksi bertahap melalui ekstraksi data dan kategorisasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran PAI menghadapi kendala signifikan, seperti ketidakselarasan antara pemahaman teoritis guru dan praktik pembelajaran, dominasi metode ceramah, keterbatasan asesmen autentik, serta rendahnya dukungan kelembagaan khususnya di madrasah. Sekolah tampak lebih adaptif dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan projek Profil Pelajar Pancasila, sementara madrasah lebih terhambat oleh keterbatasan struktural dan budaya akademik yang konservatif. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan inovasi organik yang berkembang dari kreativitas guru dalam mengintegrasikan nilai keislaman dengan pendekatan kontekstual dan berbasis projek. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pemetaan komprehensif yang menggabungkan analisis tantangan dan inovasi secara simultan dalam dua konteks kelembagaan yang berbeda, serta penyusunan model hubungan antara tuntutan kebijakan, kapasitas adaptif guru, dan munculnya inovasi pembelajaran PAI.

Published

2026-01-18

How to Cite

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Tantang dan Inovasi di Sekolah dan Madrasah. (2026). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 1227-1233. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10280