Relevansi Ajaran Pendidikan Jiwa Ibnu Sina dalam Membangun Karakter Siswa di Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10314Abstract
Pendidikan karakter menjadi kebutuhan penting di era modern yang diwarnai degradasi moral, pengaruh globalisasi, dan budaya instan akibat teknologi digital. Untuk menjawab tantangan ini, pemikiran Ibnu Sina tentang pendidikan jiwa yang menekankan keseimbangan akal, hati, dan nafsu relevan dikaji ulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka atas karya Kitab al-Shifa dan Kitab al-Najat, serta literatur pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa akal membentuk nalar kritis, hati menumbuhkan empati dan moralitas, sedangkan nafsu perlu dikendalikan agar menjadi energi positif. Integrasi ketiganya sejalan dengan Kurikulum Merdeka, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan keterampilan abad ke-21. Dengan demikian, pemikiran Ibnu Sina dapat dijadikan dasar konseptual sekaligus praktis untuk memperkuat pendidikan karakter, guna melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.







