Analisis Proses Berpikir Pseudo dalam Menyelesaikan Masalah Trigonometri

Authors

  • Debora Agustin Setyaningtyas Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
  • Kriswandani Kriswandani Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10391

Abstract

Berpikir semu atau berpikir pseudo merupakan suatu kondisi dimana siswa tidak menggunakan pikiran mereka secara tepat untuk mengatasi suatu permasalahan yang dihadapi. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, siswa hanya meniru prosedur tanpa memiliki pemahaman konsep yang mendalam. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis proses berpikir pseudo siswa dalam menyelesaikan masalah trigonometri. Subjek penelitian ini adalah 4 siswa kelas XII SMA Negeri 2 Surakarta. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara terstruktur dan tes. Instrumen penelitian ini meliputi 2 yakni instrumen utama (human instrument) dan instrumen pendukung. Instrumen pendukung meliputi 2 yakni tes essay yang terdiri dari 3 soal essay dan kisi-kisi wawancara. Teknik analisis data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini adalah terdapat 3 subjek yang mengalami berpikir pseudo salah dan 1 subjek yang mengalami berpikir pseudo benar. Subjek yang berada dalam kategori proses berpikir pseudo salah mengalami kegagalan karena kurangnya penguasaan konsep dasar trigonometri dan geometri. Ketidakmampuan ini menciptakan kesulitan serius dalam menghubungkan masalah dengan rumus, yang membuat mereka hanya meniru pola penyelesaian tanpa pemahaman sejati. Sementara itu, subjek yang mengalami proses berpikir pseudo benar memberikan jawaban yang tepat tetapi mereka tidak mampu menjelaskan konsep yang mendasarinya dan cenderung mengandalkan prosedur hafalan. Hal ini menunjukkan bahwa belajar matematika membutuhkan pemahaman konsep yang benar dibandingkan dengan hafalan.

Published

2026-01-16

How to Cite

Setyaningtyas, D. A., & Kriswandani, K. (2026). Analisis Proses Berpikir Pseudo dalam Menyelesaikan Masalah Trigonometri. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 385-394. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10391