Kajian Aksiologi Nilai Ekologis (Khalifah) dalam Pendidikan Islam untuk Mendukung Pencapaian SDG 13

Authors

  • Nursani Awal Artha Nugraha Universitas Pendidikan Indonesia
  • Pitra Gosha Patriasya Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhammad Parhan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Abu Warasy Batula Universitas Pendidikan Indonesia
  • Raden Muhammad Faris Rizky Rabbani Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10414

Abstract

Penelitian ini menganalisis landasan aksiologis nilai nilai ekologis dalam konsep khalifah dan relevansinya terhadap penguatan pendidikan Islam untuk mendukung pencapaian SDG 13. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review, penelitian ini menelaah Al Quran, Hadis, pemikiran ulama klasik, teori aksiologi Barat, dokumen UNESCO ESD, serta literatur ilmiah terindeks Scopus dan SINTA periode 2018 sampai 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga pilar nilai ekologis, yaitu tauhid, mizan, dan maslahah, menjadi kerangka etis yang selaras dengan teori nilai Scheler dan Hartmann serta kerangka ESD UNESCO. Analisis terhadap dua belas artikel terkait menunjukkan bahwa eco pesantren, manajemen sekolah hijau berbasis tauhid, pembelajaran zero waste, dan pendekatan ekoteologi Al Quran memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran ekologis santri. Namun penelitian ini juga menemukan adanya kesenjangan berupa minimnya studi empiris, terbatasnya integrasi kurikulum hijau, serta kapasitas guru yang belum memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai nilai khalifah dapat menjadi fondasi etis dan pedagogis yang dapat diintegrasikan secara sistematis dalam kebijakan, kurikulum, manajemen lembaga, dan budaya pendidikan Islam untuk memperkuat kontribusinya terhadap pencapaian SDG 13.

Published

2026-01-10

How to Cite

Nugraha, N. A. A. ., Patriasya, P. G. ., Parhan, M. ., Batula, A. W. ., & Rabbani, R. M. F. R. . (2026). Kajian Aksiologi Nilai Ekologis (Khalifah) dalam Pendidikan Islam untuk Mendukung Pencapaian SDG 13. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 654-661. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10414