Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Menggunakan Metode Deep Learning pada Pembelaran Matematika di SMP
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10576Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan deep learning sebagai pendekatan pembelajaran mendalam (pedagogical deep learning) dalam pembelajaran matematika pada materi statistika di SMP Negeri 4 Parepare. Deep learning dalam penelitian ini dimaknai sebagai pendekatan pedagogis yang mendorong pemahaman konseptual, refleksi, dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, bukan sebagai teknologi kecerdasan buatan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel penelitian terdiri atas 24 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar untuk mengukur kemampuan berpikir kritis matematis serta angket untuk mengetahui respons siswa terhadap pembelajaran. Uji normalitas data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk, sedangkan perbedaan hasil belajar dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test. Data angket dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan pendekatan deep learning, dengan peningkatan rata-rata sebesar 2,75 poin. Selain itu, hasil angket menunjukkan skor rata-rata 31,67 dari 40 (79%) yang termasuk dalam kategori baik. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa serta memperoleh respons positif dari peserta didik.







