Peran Guru dalam Proses Pembelajaran Anak Tunarungu Tingkat SDLB
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10586Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam proses pembelajaran bagi anak-anak tunarungu pada tingkat SDLB dengan menyoroti empat aspek utama yaitu fasilitator, motivator, pembimbing, dan evaluator. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki kontribusi signifikan dalam mencitpakan pembelajaran yang efektif bagi anak-anak tunarungu melalui pendekatan yang sesuai dengan karakteristik komunikasi visual dan kebutuhan individu siswa. Dalam perannya sebagai fasilitator, guru memberikan dukungan dan alat pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk memahami materi secara lebih optimal. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan langsung untuk menumbuhkan antusiasme siswa dalam belajar dan kepercayaan diri. Sebagai pembimbing, guru menunjukkan pemahaman tentang kondisi dan perkembangan setiap siswa, sehingga mereka dapat memberikan arahan dan bantuan yang tepat Ketika hambatan muncul. Sementara itu, peran guru sebagai evaluator terlihat jelas dalam pemberian umpan balik yang cepat, penilaian berkelanjutan, dan penyesuaian strategi pembelajaran berdasarkan kemampuan siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan belajar anak-anak dengan gangguan pendengaran sangan dipengaruhi oleh kemampuan guru untuk mengadaptasi pendekatan pengajaran yang responsive. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan pendidikan khusus, khususnya mengenai praktik pendagogis yang efektif dalam lingkungan pendidikan khusus. Temuan ini juga membuka peluang lebih lanjut tentang strategi pembelajaran visual dan kolaborasi professional untuk memperkuat layanan pendidikan bagi anak-anak dengan gangguan pendengaran.







