PERILAKU KOMUNIKASI NON-VERBAL ANAK PENDERITA AUTIS DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) PEMBINA KOTA MATARAM TAHUN PEMBELAJARAN 2019/2020

Eka Yulianti

Keywords:

Komunikasi Non-Verbal, Anak Autis, Makna

Abstract

Penyandang autistik memiliki karakteristik dan gejala dalam hal, komunikasi, interaksi sosial, gangguan sensoris, pola bermain,  berperilaku dan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu tentang Perilaku Komunikasi Non-Verbal Anak Penderita Autis Dalam Proses Belajar Mengajar Di Sekolah Luar Biasa (Slb) Pembina Kota Mataram Tahun Pelajaran 2019/2020. Pendekatan yang digunakan dalah pendekan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data deyakni dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, 3) analisis dengan langkah-langkah identifikasi, klasifikasi, analisis dan menyimpulkan. Berdasarkan  hasil penelitian menujukan bentuk dan makna perilaku komunikasi non-verbal anak autis sangat beragam, berupa 1) gerakan tubuh yaitu meloncat-loncat maknanya senang, menggoyangkan pensil maknanya bosan, memukul meja maknanya marah, menggaruk kaki maknanya bingung, menaruh tangan ke alis maknanya takut, menutup wajah dengan kedua telapak tangan maknanya malu, kepala menunduk dan memegang dahi maknanya sedih, 2) kontak mata dengan gurunya maknanya konsentrasi, 3) ekspresi wajah tersenyum maknanya senang, bola mata melihat ke atas dengan alis mengkerut dan mulut sedikit terbuka maknanya bingung, dan 4) meraih dan mencium tangan gurunya maknanya menginginkan sesuatu.

 

Published

2020-03-09

How to Cite

PERILAKU KOMUNIKASI NON-VERBAL ANAK PENDERITA AUTIS DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) PEMBINA KOTA MATARAM TAHUN PEMBELAJARAN 2019/2020: Eka Yulianti. (2020). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 3(1), 387-397. Retrieved from http://jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/106