Strategi Transformatif Guru PAI dalam Manajemen Emosi Siswa Berkebutuhan Khusus Berbasis Nilai Religious

Authors

  • Lutfiana Nazmaatun Universitas Islam Indonesia
  • Mohamad Joko Susilo Universitas Islam Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10609

Abstract

Pendidikan inklusi masih kerap menghadapi tantangan terkait regulasi emosi peserta didik yang berdampak pada interaksi sosial dan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi transformatif guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menguatkan manajemen emosi siswa berkebutuhan khusus berbasis internalisasi nilai-nilai religius. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan di SD Bina Harapan Semarang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru PAI dan kepala sekolah, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI diwujudkan melalui kurikulum "inclusive-religious culture" yang mencakup kegiatan shalat dhuha berjamaah untuk regulasi diri, seni kaligrafi untuk melatih kesabaran, serta kisah keteladanan dan sosial keagamaan untuk membangun empati. Peran guru PAI sebagai pembimbing demonstrator emosional terbukti efektif menurunkan frekuensi perilaku agresif dan tantrum pada siswa berkebutuhan khusus. Temuan ini menegaskan bahwa internalisasi nilai religius melalui pembiasaan mampu menjadi instrumen penguatan manajemen emosional yang menyeimbangkan kebutuhan emosional dan spiritual peserta didik.

Author Biography

Lutfiana Nazmaatun, Universitas Islam Indonesia

Magister Ilmu Agama Islam

Published

2026-02-16

How to Cite

Nazmaatun, L., & Susilo, M. J. (2026). Strategi Transformatif Guru PAI dalam Manajemen Emosi Siswa Berkebutuhan Khusus Berbasis Nilai Religious. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 2866-2870. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10609