Penerimaan Audiens tentang Urban Legend "Jelangkung" pada Konten Youtube Nadia Omara

Authors

  • Aisyah Dewi Pratiwi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Ade Kusuma Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10633

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat mengakses dan memaknai hiburan, termasuk cerita mistis dan urban legend. Urban legend Jelangkung yang sebelumnya berkembang melalui tradisi lisan kini mengalami transformasi melalui media digital, khususnya YouTube. Salah satu content creator yang secara konsisten menyajikan kisah-kisah mistis berbasis budaya lokal adalah Nadia Omara. Melalui narasi dan visual yang dibangun, konten-kontennya menghadirkan pengalaman horor yang menarik perhatian audiens. Namun, kajian akademik mengenai bagaimana audiens menerima dan memaknai mistisme Jelangkung dalam konten YouTube masih tergolong terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana audiens menerima dan memaknai mistisme Jelangkung yang disajikan dalam konten YouTube Nadia Omara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi, merujuk pada teori encoding/decoding Stuart Hall. Teori ini digunakan untuk melihat posisi audiens dalam menafsirkan pesan mistis yang dikonstruksikan oleh content creator. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai peran media digital dalam merepresentasikan budaya lokal, khususnya mistisme, serta menjelaskan bagaimana narasi urban legend diadaptasi dan dimaknai oleh audiens di era digital. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian komunikasi, budaya, dan media digital.

Published

2026-02-03

How to Cite

Pratiwi, A. D. ., & Kusuma, A. . (2026). Penerimaan Audiens tentang Urban Legend "Jelangkung" pada Konten Youtube Nadia Omara. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 1525-1532. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10633