Integrasi Kompetensi Abad 21 dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Kajian Literatur

Authors

  • Mohamad Joko Susilo Universitas Islam Indonesia
  • Nurawalianah B. A. Daud Universitas Islam Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10640

Abstract

Perkembangan pada abad ke-21 membawa begitu banyak perubahan signifikan dalam dunia pendidikan khususnya pendidikan agama Islam. Kendati cukup dengan memberikan pengajaran berbasis hafalan, tantangan perkembangan zaman menuntut peserta didik untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri dengan terampil dalam berpikir secara kritis, kreatif, komunikatif, hingga kolaboratif. Dihadapkan dengan kondisi ini, tentunya Pendidikan Agama Islam (PAI) menerima tantangan tersendiri dalam praktek pembelajarannya yang masih didominasi dengan menggunakan pendekatan yang bersifat tradisional atau klasik. Artikel ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk melihat sejauh mana kompetensi di abad ke-21 khususnya pada keterampilan 4C telah diterapkan dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam Indonesia. Data yang diperoleh dalam penyusunan artikel ini berasal dari analisis yang dilakukan terhadap buku referensi, artikel jurnal, dan dokumen terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwasanya kurikulum yang digunakan dalam PAI cenderung berpusat pada metode hafalan dan metode ceramah. Sehingga dalam hal tersebut, kurikulum PAI tradisional sering dianggap kurang relevan dengan kebutuhan peserta didik dalam menghadapi perkembangan zaman. Namun, pada literatur juga menunjukkan bahwa adanya peluang akan integrase kompetensi pada abad ke-21 yang sejalan dengan nilai-nilai dasar yang diajarkan dalam Pendidikan Agama Islam (PAI).

Published

2026-02-16

How to Cite

Susilo, M. J., & Daud, N. B. A. . (2026). Integrasi Kompetensi Abad 21 dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Kajian Literatur. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 2859-2865. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10640