Strategi Pengembangan Sektor Ekonomi Kawasan Industri Indramayu dalam Memperkuat Ekosistem Metropolitan Rebana

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10673

Abstract

Transformasi struktural perekonomian Kabupaten Indramayu dalam kerangka Kawasan Metropolitan Rebana memerlukan strategi pengembangan sektor industri yang terintegrasi dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting sektor ekonomi kawasan industri serta merumuskan strategi pengembangannya melalui pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis SWOT. Data sekunder yang digunakan bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Kabupaten Indramayu periode 2020-2024, dokumen perencanaan daerah, serta Masterplan Kawasan Metropolitan Rebana. Temuan penelitian menunjukkan sektor industri pengolahan mendominasi struktur perekonomian dengan kontribusi 47,02 persen terhadap PDRB tahun 2023, namun mengalami fluktuasi pada tahun 2024. Pertumbuhan ekonomi tanpa migas mencapai 5,54 persen, mengindikasikan ketahanan sektor non-ekstraktif yang signifikan. Analisis SWOT menghasilkan empat kategori strategi pengembangan, meliputi penguatan hilirisasi industri berbasis energi, integrasi kawasan dengan infrastruktur logistik regional, diversifikasi sektor industri non-migas, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal. Strategi tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap sektor migas, meningkatkan daya saing kawasan industri, serta memperkuat peran Indramayu dalam ekosistem ekonomi Metropolitan Rebana secara inklusif dan berkelanjutan.

Published

2026-02-14

How to Cite

Strategi Pengembangan Sektor Ekonomi Kawasan Industri Indramayu dalam Memperkuat Ekosistem Metropolitan Rebana. (2026). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 2458-2467. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10673