Analisis Inovasi Pendidikan Inklusif Berbasis Partisipasi Masyarakat dalam Jarik Ma’Siti (Belajar Menarik Bersama Peserta Didik Istimewa)
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10706Abstract
Artikel ini mengeksplorasi inovasi program Jarik Ma’Siti (Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa) sebagai implementasi praktis paradigma New Public Service (NPS) dalam konteks pendidikan inklusif di Indonesia. Dikembangkan oleh SMP Negeri 10 Kota Malang, program ini diinisiasi sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah peserta didik berkebutuhan khusus serta keterbatasan jumlah guru pendidikan khusus. Dengan menekankan partisipasi, kolaborasi, dan nilai-nilai yang berorientasi pada kemanusiaan, Jarik Ma’Siti merefleksikan prinsip-prinsip NPS seperti pelayanan yang berpusat pada warga negara, kepentingan publik sebagai tujuan utama, dan akuntabilitas sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur untuk mengkaji keterkaitan antara nilai-nilai NPS dan implementasi program pendidikan inklusif di tingkat lokal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa NPS menyediakan kerangka konseptual yang relevan untuk mendorong reformasi pelayanan publik yang lebih demokratis, inklusif, dan berorientasi pada keadilan.







