Implementasi Manajemen Risiko Kekerasan terhadap Perawat di Rumah Sakit: A Scoping Review
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10713Abstract
Latar Belakang: Kekerasan di tempat kerja terhadap perawat merupakan tantangan serius dalam sistem pelayanan kesehatan yang berdampak pada kesejahteraan psikologis, kepuasan kerja, dan mutu asuhan keperawatan. Tujuan: Scoping Review ini bertujuan untuk memetakan bukti empiris terkait implementasi manajemen risiko kekerasan terhadap perawat di rumah sakit serta mengidentifikasi strategi, hasil implementasi, hambatan, dan kesenjangan penelitian yang masih ada. Metode desain penelitian menggunakan. Metode: Scoping review dengan panduan PRISMA-ScR, pencarian literatur dilakukan melalui database Wiley, ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2021–2025. Kriteria inklusi mencakup studi dengan desain kuantitatif yang membahas populasi perawat, fokus manajemen risiko kekerasan yang dianalisis. Hasil: dari empat artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa pelatihan manajemen kekerasan, kebijakan keamanan, serta penilaian risiko berkontribusi pada peningkatan resiliensi dan kepuasan kerja perawat serta penurunan insiden kekerasan di tempat kerja. Hambatan utama meliputi kurangnya dukungan pimpinan, rendahnya pelaporan insiden, dan terbatasnya evaluasi jangka panjang. Simpulan: manajemen risiko kekerasan yang efektif memerlukan pendekatan komprehensif dengan sinergi antara penguatan faktor individu, dukungan organisasi, dan budaya pelaporan yang transparan. Peningkatan pelatihan berkelanjutan dan evaluasi kebijakan berbasis bukti sangat disarankan untuk memperkuat keselamatan kerja perawat di rumah sakit.







