Meningkatkan Empati Anak Usia 5-6 Tahun dengan Pembiasaan Berbagi di TK Muslimat NU 3 Singosari
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10731Abstract
Empati merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Pada usia dini, khususnya usia 5-6 tahun empati menjadi fondasi penting dalam perkembangan sosial-emosional mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan empati anak usia 5-6 tahun melalui penerapan pembiasaan berbagi di TK Muslimat NU 3 Singosari. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pedekatan deskriptif kualitatif dalam dua siklus tindakan yang diberikan berupa pembiasaan berbagi yang diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, seperti berbagi alat permainan dan makanan, membantu teman, menggunakan kata sopan, menunggu giliran, serta merapikan mainan setelah digunakan. Hasil menunjukkan peningkatan empati karena pengalaman langsung dan interaksi sosial. Ditinjau dari teori behaviorisme B.F. Skinner, peningkatan empati anak dalam penelitian ini terjadi karena adanya pengulangan perilaku dan penguatan positif secara konsisten. Pembiasaan berbagi yang dilakukan setiap hari, disertai dengan pujian, perhatian, dan contoh langsung dari guru, berfungsi sebagai penguatan (reinforcement) yang mendorong anak untuk mengulangi perilaku empatik. Melalui proses ini, perilaku berbagi dan peduli yang awalnya dilakukan karena arahan guru, secara bertahap berkembang menjadi kebiasaan.







