Meningkatkan Pengembangan Bahasa Anak Usia 3-4 Tahun dengan Kegiatan Story Telling di KB Plus Wahidiyah Jabung

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10748

Abstract

Perkembangan bahasa anak adalah kemampuan yang kompleks dimiliki oleh manusia. Empat komponen keterampilan berbahasa saling berkaitan meliputi, mendengarkan, bicara, membaca, dan menulis. Dalam perkembangannya pada anak usia 3-4 tahun kemampuan yang perlu dikembangkan adalah kemampuan menyimak, memahami, kemampuan bertutur, dan mengungkapkan kosakata sederhana. Menurut teori Chomsky berpendapat bahwa manusia terlahir dengan kemampuan bawaan yakni memungkinkan anak untuk memahami dan menghasilkan struktur bahasa. Masa anak usia dini adalah masa keemasan atau sering disebut Golden Age. Pada masa ini otak anak mengalami perkembangan paling cepat sepanjang sejarah kehidupannya. Metode penelitian yang diterapkan peneliti yaitu jenis Penelitian Tindakan Kelas-PTK. Dengan model penelitian Kemmis dan McTanggart dan analisis data terdiri dari tiga tahap komponen meliputi: (1) reduksi data (2) penyajian data (3) penarikan kesimpulan (verifikasi). Pada pengamatan awal menunjukkan perkembangan bahasa hanya kisaran 50%-89% saja. Setelah kegiatan story telling siklus ke 2 baru menunjukkan kemajuan yang signifikan perkembangan bahasanya. Di siklus ke 2 inilah anak yang awalnya perkembangan bahasanya 50% menjadi 80% juga yang awal perkembangannya 89% menjadi 100%. Dengan demikian penelitian perkembangan bahasa melalui kegiatan story telling ini berhasil. Sehingga, bisa dimanfaatkan sebagai inovasi pembelajaran baru di masa mendatang.

Published

2026-02-13

How to Cite

Meningkatkan Pengembangan Bahasa Anak Usia 3-4 Tahun dengan Kegiatan Story Telling di KB Plus Wahidiyah Jabung. (2026). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 2311-2319. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10748