Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Kelompok A melalui Model Role Play
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10769Abstract
Anak usia dini (AUD) merupakan anak berusia 0–6 tahun yang memerlukan berbagai bentuk dukungan dalam masa perkembangannya, salah satunya dukungan dalam membangun kepercayaan diri. Pengembangan kepercayaan diri menjadi hal yang sangat penting karena berperan dalam menumbuhkan kemandirian serta menjadi dasar bagi perkembangan sosial-emosional dan akademik anak di masa mendatang. Salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri anak adalah kegiatan bermain peran. Melalui bermain peran, anak memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri secara bebas, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan oleh guru kelas sebagai peneliti dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Tahapan penelitian terdiri atas dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil refleksi pada siklus I digunakan sebagai dasar perbaikan dalam perencanaan siklus berikutnya apabila diperlukan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebanyak 33% atau sekitar 8 dari 18 anak memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Pada siklus I terjadi peningkatan yang cukup positif, yaitu 56% atau sekitar 11 anak mulai menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Selanjutnya, pada siklus II diperoleh peningkatan yang signifikan, dengan persentase mencapai 90% atau sekitar 16 anak yang memiliki kepercayaan diri tinggi. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I dan siklus II, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain peran dengan tema profesi terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini, khususnya kelompok A di RA KH Hasyim Asyari Kemantren Jabung.







