Gambaran Emosional Hardiness pada Ibu Tunggal yang Mengalami Perceraian
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10787Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan emosional hardiness pada ibu tunggal yang mengalami perceraian serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari tiga ibu tunggal yang mengalami perceraian dengan rentang waktu perceraian lebih dari lima tahun dan memiliki anak remaja atau dewasa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan bantuan perangkat lunak NVivo, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika emosional hardiness pada ibu tunggal pasca perceraian serta menjadi dasar pengembangan intervensi psikologis yang relevan secara budaya dan spiritual, khususnya dalam perspektif psikologi Islam.







