Implementasi Kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah: Analisis Tata Kelola, Akuntabilitas, dan Koordinasi Aktor
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10804Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pelaksanaan MBG di UPTD SMP Negeri 1 Kalabahi, Kabupaten Alor, sebagai bagian dari evaluasi implementasi kebijakan pada level sekolah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap kepala sekolah serta petugas pengelola MBG internal sekolah. Data observasi dianalisis menggunakan persentase dan dikategorikan berdasarkan pedoman interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pelaksanaan MBG berada pada kategori baik dengan nilai umum sebesar 74,26%. Secara rinci, penerimaan makanan memperoleh nilai 88,86% (baik), distribusi makanan 66,6% (cukup baik), uji organoleptik 66,6% (cukup baik), dan pelaksanaan makan 72,45% (baik). Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan MBG di tingkat sekolah sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan, kerja sama tim, serta kepatuhan terhadap prosedur sebagai bentuk akuntabilitas layanan publik. Meski demikian, masih terdapat kelemahan pada aspek administrasi pengawasan, ketertiban distribusi, dan pendampingan pelaksanaan makan yang berpotensi menurunkan efektivitas implementasi serta kepercayaan publik terhadap program. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pencatatan uji organoleptik, pengadaan tempat transit kelas, penyesuaian waktu makan sesuai pedoman, serta peningkatan pengawasan lintas aktor untuk memastikan kualitas dan legitimasi kebijakan MBG di tingkat lokal.







