Peran Lingkungan Keluarga dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.10882Abstract
Bahasa merupakan elemen yang sagat penting bagi anak usia dini, terutama anak usia 4 – 5 tahun. Hasil observasi awal menunjukkan adanya variasi kemampuan bahasa anak yang cukup signifikan. Sebanyak 60% anak masih mengalami kesulitan mengungkapkan ide dan perasaan secara verbal, 50% memiliki keterbatasan kosakata, dan 40% kurang percaya diri berbicara di depan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 4–5 tahun melalui peran lingkungan keluarga di TK DWP Duwet Tumpang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 22 anak Kelompok A. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes kemampuan bahasa, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan capaian dari 58% pada pra siklus, meningkat pada Siklus I menjadi 63% dan 69%, serta meningkat secara signifikan pada Siklus II menjadi 74% dan 88%. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam perkembangan bahasa anak melalui pola komunikasi, intensitas interaksi, serta kualitas stimulasi yang diberikan. Kolaborasi antara keluarga dan sekolah menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan perkembangan bahasa anak usia dini.







