Peran Pendidikan Pancasila dalam Pembentukan Kesadaran Kewarganegaraan Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10893Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Pancasila dalam membentuk kesadaran kewarganegaraan mahasiswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap enam mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah Pendidikan Pancasila. Informan dipilih secara purposive untuk menggali pengalaman, pemahaman, sikap, dan perilaku kewarganegaraan setelah mengikuti perkuliahan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila berperan dalam membentuk kesadaran kewarganegaraan melalui tiga dimensi utama, yaitu pemahaman nilai Pancasila, pembentukan sikap peduli dan kritis, serta perubahan perilaku kewarganegaraan. Mahasiswa tidak lagi memandang Pancasila sebagai sekadar hafalan, melainkan sebagai pedoman hidup yang membimbing cara berpikir dan bertindak. Perubahan terlihat pada cara mahasiswa menyikapi isu sosial, seperti hoaks, intoleransi, dan perbedaan pandangan, serta pada partisipasi dalam kegiatan kampus dan etika bermedia sosial. Temuan juga menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang kontekstual, berbasis diskusi dan studi kasus, lebih efektif dibandingkan pendekatan teoritis semata. Dengan demikian, Pendidikan Pancasila berfungsi sebagai instrumen strategis dalam membentuk mahasiswa yang kritis, toleran, dan bertanggung jawab sebagai warga negara.







