Pengaruh Pembelajaran Socio Scientific Issues Berbasis Bendungan Wlingi-Lodoyo terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10894

Abstract

Berpikir kritis merupakan kompetensi abad ke-21 yang esensial dan harus ditanamkan sejak sekolah dasar. Namun, sistem pendidikan saat ini belum cukup efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pemahaman terhadap Socio Scientific Issues berdasarkan kebijaksanaan lokal di Blitar (Wlingi-Lodoyo Dam) memengaruhi keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental berupa pretest-posttest control group. Populasi penelitian meliputi seluruh peserta didik kelas V di SDN 2 Sananwetan Kota Blitar dengan ukuran sampel 25 siswa di kelas eksperimen dan 25 siswa di kelas kontrol. Pemilihan sampel berdasarkan sistem purposive sampling untuk memastikan kesetaraan kemampuan awal. Data diakumulasi melalui tes, observasi, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan homogenitas, diikuti dengan uji Mann-Whitney U. Hasil membuktikan bahwa penerapan pembelajaran SSI sukses meraih peringkat positif dengan persentase 97% pada perjumpaan pertama dan 95% pada perjumpaan kedua. Uji Mann-Whitney U menampilkan nilai signifikansi 0,015 (p < 0.05) yang mengindikasikan adanya disparitas signifikan dalam keterampilan berpikir kritis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan begitu, analisis data menafsirkan bahwa pembelajaran SSI di Bendungan Wlingi-Lodoyo Blitar sukses meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD.

Published

2026-02-15

How to Cite

Pengaruh Pembelajaran Socio Scientific Issues Berbasis Bendungan Wlingi-Lodoyo terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD. (2026). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 2739-2745. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10894