Analisis Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005: Implementasi dan Manajemen Kebijakan Sertifikasi Guru dan Profesionalisme Pendidik
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.10899Abstract
Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan sertifikasi guru berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta dampaknya terhadap profesionalisme pendidik secara longitudinal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi deskriptif longitudinal sederhana yang dilaksanakan di Korwil Pendidikan Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis pada November–Desember 2025. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan guru tersertifikasi, kepala sekolah, dan pengawas; studi dokumentasi terhadap regulasi dan perangkat pembelajaran; serta observasi praktik mengajar di kelas. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola implementasi, efektivitas, dan dampak jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sertifikasi telah berjalan sesuai prosedur administratif namun masih menghadapi tantangan serius berupa lemahnya komunikasi kebijakan, keterbatasan infrastruktur digital, beban administrasi berlebihan, serta minimnya pendampingan pascasertifikasi. Meskipun sertifikasi meningkatkan kesejahteraan guru melalui tunjangan profesi dan memberikan dampak positif pada penyusunan perangkat pembelajaran, peningkatan kompetensi pedagogik dan kualitas pembelajaran belum merata. Rekomendasi kebijakan meliputi revitalisasi pendampingan berkelanjutan melalui komunitas belajar guru serta integrasi pembelajaran kontekstual berbasis potensi lokal seperti agroeduwisata untuk memperkuat relevansi profesionalisme guru di era Socity 5.0.







