Kebijakan Car Free Island sebagai Sustainable Brand Identity: Pengaruhnya terhadap Tourist Satisfaction dan Niat Berkunjung Kembali di Gili Air, Lombok

Authors

  • Lamtiar Hema Malini Universitas Bunda Mulia, Indonesia
  • Ika Suryono Djunaid Universitas Bunda Mulia, Indonesia
  • Velly Anatasia Universitas Bunda Mulia, Indonesia
  • Dessy Natalia 4Universitas Pelita Harapan, Jakarta, Indonesia
  • Audrey Christabel Aiko Universitas Bunda Mulia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sustainable Brand Identity (Kebijakan Car-Free Island) terhadap Tourist Satisfaction (Kepuasan Wisatawan) dan dampaknya terhadap Revisit Intention (Niat Berkunjung Kembali) di Gili Air. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan model Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Data dikumpulkan melalui survei terhadap wisatawan yang pernah berkunjung ke Gili Air dengan teknik purposive sampling. Kuesioner dirancang untuk mengukur persepsi wisatawan terhadap kualitas udara, ketenangan lingkungan, keunikan transportasi tradisional, serta tingkat kepuasan dan loyalitas mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sustainable Brand Identity berkontribusi signifikan sebesar 0,58 dalam meningkatkan kepuasan wisatawan, sementara kepuasan wisatawan memberikan pengaruh sebesar 0,46 terhadap niat berkunjung kembali. Secara langsung, identitas pulau bebas kendaraan juga terbukti berpengaruh positif terhadap niat berkunjung kembali sebesar 0,31. Lebih lanjut, kepuasan wisatawan terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara identitas merek berkelanjutan dengan loyalitas wisatawan. Integrasi antara kebijakan lingkungan yang konsisten dan kenyamanan fasilitas pendukung menciptakan pengalaman wisata yang holistik dan autentik. Temuan ini mendukung pendekatan Resource-Based View (RBV) dan Theory of Planned Behavior (TPB), serta menegaskan bahwa komitmen terhadap tata kelola lingkungan dapat meningkatkan daya saing destinasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pengelola destinasi dan pemerintah daerah untuk memperkuat branding pariwisata berbasis keberlanjutan demi menjamin kunjungan wisatawan jangka panjang.

Published

2026-02-03

How to Cite

Malini, L. H., Djunaid, I. S. ., Anatasia, V. ., Natalia, D. ., & Aiko, A. C. . (2026). Kebijakan Car Free Island sebagai Sustainable Brand Identity: Pengaruhnya terhadap Tourist Satisfaction dan Niat Berkunjung Kembali di Gili Air, Lombok. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 1690-1696. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10909