The Role of Syamsul Ma'arif Islamic Boarding School in Cileunyi Kulon Bandung in the Development of Astronomy
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10918Abstract
Ilmu falak di pesantren mengalami perkembangan signifikan seiring tantangan modernisasi dan digitalisasi, namun penelitian tentang perannya sebagai pusat inovasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan ilmu falak di Pesantren Syamsul Ma’arif Cileunyi Kulon Kabupaten Bandung, menelaah peran kelembagaan pesantren, serta mengidentifikasi strategi dalam menghadapi keterbatasan sumber daya dan tuntutan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren berperan strategis melalui lima dimensi utama: kebijakan, strategi, komunikasi, penyelesaian sengketa, dan terapi, dengan tetap mempertahankan tradisi kitab Sullam an-Nayyirain serta praktik ru’yatul hilal. Pesantren juga mengintegrasikan metode tradisional dengan pelatihan literasi digital serta keterlibatan santri dalam hisab-rukyat di berbagai lokasi. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan SDM, fasilitas observasi, kurikulum yang belum baku, serta minimnya kolaborasi antar-lembaga. Meski demikian, pesantren terbukti menjadi pusat inovasi yang mampu menjaga kesinambungan tradisi falak sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan modern umat Islam. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan peran pesantren sebagai agen penghubung tradisi klasik dan teknologi digital, yang memberikan kontribusi penting bagi pengembangan ilmu falak di era kontemporer.







