Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul di Media Sosial terhadap Kemampuan Berbahasa Indonesia di Kalangan Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.10968Abstract
Perkembangan media sosial telah mempengaruhi pola komunikasi Generasi Z, terutama dalam penggunaan bahasa gaul sebagai bentuk ekspresi diri dan identitas sosial. Bahasa gaul berkembang pesat di ruang digital dan menjadi variasi bahasa yang dominan dalam interaksi nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahasa gaul di media sosial terhadap kemampuan berbahasa Indonesia di kalangan Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif berdasarkan kajian sosiolinguistik, khususnya teori variasi bahasa dan identitas sosial William Labov. Subjek penelitian terdiri atas 60 responden Generasi Z yang aktif menggunakan media sosial. Data diperoleh melalui observasi terhadap 30 tangkapan layar (screenshot) interaksi bahasa di media sosial, teknik simak dan katat, serta penyebaran kuesioner berani. Data diuraikan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul yang digunakan Generasi Z memiliki variasi bentuk, seperti akronim, akronim, penyerapan bahasa asing, modifikasi fonetik, kreativitas leksikal, serta penggunaan kata bermakna kasar sebagai penanda keakraban. Bahasa gaul berfungsi sebagai simbol identitas kelompok yang mencerminkan kedekatan dan solidaritas sosial. Namun, penggunaan bahasa gaul yang intensif di media sosial juga mempengaruhi kemampuan berbahasa Indonesia secara formal, khususnya pada aspek pemasaran dan struktur kalimat. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran berbahasa agar Generasi Z mampu menyesuaikan penggunaan bahasa sesuai konteks komunikasi.







