Praktik Citizen Diplomacy sebagai Advokasi Isu Global

Authors

  • Nazilah Ramadhani Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Gerald Nio Steven Marbun Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Revasya Beatrice Adelia Tias Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Ario Bimo Utomo Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Muhammad Indrawan Jatmika Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.10969

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik citizen diplomacy berdasarkan perspektif Paul Sharp, khususnya dalam tipologi The Citizen Diplomats as a Lobbyist or Advocate for a Particular Cause. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus Ubud Writers and Readers Festival sebagai ruang advokasi isu global oleh aktor non-negara. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumen resmi festival, dan sumber sekunder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival tersebut berfungsi sebagai arena diplomasi budaya yang memfasilitasi advokasi isu lingkungan, feminisme, dan kemanusiaan melalui dialog lintas negara. Melalui sastra dan diskusi publik, warga berperan sebagai diplomat informal yang membangun kesadaran dan solidaritas transnasional tanpa keterlibatan langsung negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa citizen diplomacy berbasis advokasi merupakan praktik yang relevan dalam dinamika hubungan internasional kontemporer.

Published

2026-03-01

How to Cite

Ramadhani, N. ., Marbun, G. N. S. ., Tias, R. B. A. ., Utomo, A. B. ., & Jatmika, M. I. . (2026). Praktik Citizen Diplomacy sebagai Advokasi Isu Global. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(3), 3228-3231. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.10969