Praktik Citizen Diplomacy sebagai Advokasi Isu Global
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.10969Abstract
Penelitian ini mengkaji praktik citizen diplomacy berdasarkan perspektif Paul Sharp, khususnya dalam tipologi The Citizen Diplomats as a Lobbyist or Advocate for a Particular Cause. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus Ubud Writers and Readers Festival sebagai ruang advokasi isu global oleh aktor non-negara. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumen resmi festival, dan sumber sekunder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival tersebut berfungsi sebagai arena diplomasi budaya yang memfasilitasi advokasi isu lingkungan, feminisme, dan kemanusiaan melalui dialog lintas negara. Melalui sastra dan diskusi publik, warga berperan sebagai diplomat informal yang membangun kesadaran dan solidaritas transnasional tanpa keterlibatan langsung negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa citizen diplomacy berbasis advokasi merupakan praktik yang relevan dalam dinamika hubungan internasional kontemporer.







