Peran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Nilai Kasih dalam Pembentukan Toleransi Peserta Didik di Sekolah Multikultural
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.11005Abstract
Keberagaman agama dan budaya di lingkungan sekolah multikultural menghadirkan tantangan dalam pembentukan sikap toleransi peserta didik apabila tidak dikelola melalui pendekatan pedagogis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Kristen dalam menginternalisasikan nilai kasih tanpa batas sebagai dasar pembentukan sikap toleransi peserta didik di sekolah multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dengan subjek satu guru Pendidikan Agama Kristen dan enam peserta didik kelas VII. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan sikap toleransi peserta didik ketika nilai kasih diimplementasikan melalui strategi pembelajaran kontekstual, kooperatif, reflektif, dan berbasis masalah. Pembelajaran yang mengaitkan nilai keagamaan dengan pengalaman sosial peserta didik mendorong berkembangnya sikap empati, keterbukaan, dan kemampuan bekerja sama lintas perbedaan agama dan budaya. Meskipun sebagian kecil peserta didik belum menunjukkan konsistensi sikap toleran di luar konteks pembelajaran formal, secara umum Pendidikan Agama Kristen berperan dalam membangun iklim belajar yang inklusif dan harmonis. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas Pendidikan Agama Kristen dalam konteks sekolah multikultural ditentukan oleh pendekatan pedagogis yang dialogis, partisipatif, dan berorientasi pada pengalaman belajar peserta didik.







