Faktor Keluarga yang Mempengaruhi Kejadian Stunting di Puskesmas Tasinifu Tahun 2025

Authors

  • Romida Simbolon Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu, Indonesia
  • Ramatian Simanihuruk Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu, Indonesia
  • Meteria Simbolon Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu, Indonesia
  • Tiolina Klara Pajaitan Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu, Indonesia
  • Riana Metboki Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.11022

Abstract

Latar Belakang: Faktor keluarga memegang peran krusial dalam terjadinya stunting, karena keluarga adalah lingkungan pertama yang menentukan asupan nutrisi dan kesehatan anak, terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Tujuan: Untuk mengetahui faktor keluarga yang mempengaruhi kejadian stunting di Puskesmas Tasinifu tahun 2025. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasinya adalah semua ibu yang memiliki anak balita usia 1-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Tasinifu  yang berjumlah 47 orang dan sampel penelitian ini berjumlah 47 responden dengan teknik sampling total sampling. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,001), pekerjaan (p=0,004) dan pendapatan (p=0,008) dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Tasinifu 2025. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan, pekerjaan dan pendapatan dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Tasinifu 2025.

Published

2026-02-15

How to Cite

Simbolon, R. ., Simanihuruk, R. ., Simbolon, M. ., Pajaitan, T. K. ., & Metboki, R. . (2026). Faktor Keluarga yang Mempengaruhi Kejadian Stunting di Puskesmas Tasinifu Tahun 2025. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 2827-2832. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.11022