Kepemimpinan Perempuan Berbasis Inklusivitas dalam Memperkuat Kemajemukan Indonesia: Studi Etnografi pada PWKI
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i4.11114Abstract
Indonesia sebagai bangsa multikultural menghadapi tantangan dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Organisasi sosial kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam memperkuat inklusivitas dan kohesi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) sebagai organisasi sosial yang dipimpin oleh perempuan dalam membangun komunitas inklusif dan memperkokoh kemajemukan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan etnografi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, serta analisis terhadap dinamika organisasi periode 2022–2025. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan variabel eksternal PESEL (Politik, Ekonomi, Sosial, Environmental, Legal) dan variabel internal gaya kepemimpinan perempuan TIPE (Transformasional, Inovatif, Partisipatif, Empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan berbasis TIPE mampu meningkatkan partisipasi anggota, memperkuat kolaborasi lintas agama, serta memperluas dampak sosial program PWKI dalam bidang pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan hidup. Pendekatan kepemimpinan yang mengedepankan empati, kolaborasi, inovasi program, dan kesadaran ideologis Pancasila terbukti efektif dalam menghadapi tantangan struktural, keterbatasan sumber daya, serta dinamika sosial-politik organisasi. Penelitian ini merekomendasikan model kepemimpinan perempuan inklusif berbasis nilai Pancasila dan spiritualitas sebagai strategi penguatan organisasi sosial kemasyarakatan dalam menjaga persatuan nasional di tengah kemajemukan.







