Peran Tari Jaranan dalam Menumbuhkan Kesadaran Budaya Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i4.11141Abstract
Tari Jaranan merupakan kesenian tradisional Jawa Timur yang mengandung nilai estetika sekaligus nilai karakter, seperti keberanian, disiplin, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap tradisi. Kesenian tradisional memiliki potensi penting sebagai media pendidikan budaya dalam menanamkan kesadaran budaya kepada siswa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran Tari Jaranan dalam menumbuhkan kesadaran budaya siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru serta siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran seni budaya dan kegiatan ekstrakurikuler. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai proses pembelajaran serta dampaknya terhadap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Tari Jaranan dalam pembelajaran seni budaya dan kegiatan ekstrakurikuler memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran budaya siswa. Siswa mampu memahami makna simbolik gerak, kostum, serta iringan musik tradisional, sekaligus menunjukkan rasa bangga terhadap budaya daerah. Proses latihan yang kolaboratif juga mendukung pembentukan karakter sosial seperti kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab, serta memperkuat identitas budaya siswa sejak usia dini. Dengan demikian, pembelajaran Tari Jaranan berperan penting sebagai media pendidikan berbasis budaya lokal dalam menumbuhkan kesadaran budaya siswa sekolah dasar serta menumbuhkan sikap menghargai dan melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.







