Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review (MURDER) terhadap Hasil Belajar Rencana Biaya dan Penjadwalan Konstruksi Bangunan
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i4.11184Abstract
Pendidikan kejuruan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berperan penting dalam menyiapkan peserta didik yang kompeten dan siap kerja. Namun, pembelajaran pada elemen Rencana Biaya dan Penjadwalan Konstruksi Bangunan di SMK Negeri 1 Pariaman masih menggunakan pendekatan konvensional (teacher-centered), yang menyebabkan siswa kurang aktif dan pemahaman materi belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review (MURDER) terhadap hasil belajar siswa kelas XI Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest–posttest control group. Sampel terdiri dari dua kelas yang dipilih secara acak, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model MURDER dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, N-Gain, dan uji-t independent samples. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada nilai posttest (rata-rata 86,25, N-Gain 0,75, kategori tinggi) dibandingkan kelas kontrol (rata-rata 70,19, N-Gain 0,41, kategori sedang). Uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, menegaskan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran MURDER efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterlibatan aktif, dan motivasi belajar siswa. Implikasi pedagogis dari penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan strategi pembelajaran aktif dan sistematis untuk meningkatkan hasil belajar pada materi yang menuntut ketelitian dan pemahaman mendalam.







