Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pembelajaran Bahasa Mandarin
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i4.11191Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Mandarin di tingkat universitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan survei untuk mengumpulkan data mengenai pola penggunaan dan persepsi mahasiswa terhadap ChatGPT. Survei tersebut mencakup pertanyaan tentang frekuensi penggunaan, tujuan penggunaan, serta dampak yang dirasakan terhadap kinerja akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 91% mahasiswa pernah menggunakan ChatGPT, terutama untuk menerjemahkan (70%) dan menyelesaikan tugas (61%). Sebagian besar mahasiswa (72%) mengetahui ChatGPT melalui media sosial atau internet, dan 40% menggunakannya beberapa kali dalam seminggu. Namun, 56% mahasiswa menyatakan bahwa jawaban ChatGPT tidak selalu akurat. Meskipun demikian, 52% mahasiswa melaporkan adanya dampak positif terhadap performa mereka dalam mata kuliah “Reading” dan “Comprehensive Mandarin”, sementara 9% menyatakan tidak ada dampak. Temuan ini menunjukkan bahwa ChatGPT memiliki potensi sebagai alat bantu belajar bagi pembelajar bahasa Mandarin. Namun, penggunaannya perlu disesuaikan dengan strategi belajar masing-masing individu, dan pengguna juga harus tetap bersikap kritis terhadap hasil yang diberikan. Keterbatasan penelitian ini adalah sifatnya yang kualitatif dan bergantung pada data yang dilaporkan sendiri oleh responden, sehingga mungkin belum sepenuhnya mencerminkan hasil belajar yang sebenarnya. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dengan cakupan yang lebih luas disarankan untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang penggunaan alat AI dalam pembelajaran bahasa.







