Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kirab Ayam Cemani Suku Samin di Plosokediren Blora
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i4.11222Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila dalam Kirab Ayam Cemani yang dilaksanakan oleh masyarakat Sedulur Sikep di Desa Plosokediren, Kabupaten Blora. Kirab Ayam Cemani merupakan praktik budaya yang berakar pada laku spiritual Mbah Samin Surondiko dan mulai dilaksanakan secara terbuka sejak tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tokoh adat dan masyarakat yang terlibat dalam kirab, dokumentasi berupa foto dan video, serta studi literatur. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kirab Ayam Cemani merupakan wujud nyata penerapan nilai-nilai Pancasila dalam praktik budaya lokal. Nilai Ketuhanan tercermin dalam praktik tirakat, doa bersama, serta simbol ndlamak sebagai bentuk relasi spiritual manusia dengan Tuhan dan alam. Nilai Kemanusiaan terlihat dalam makna simbolik Ayam Cemani yang mengajarkan kesetaraan dan larangan membeda-bedakan sesama manusia. Nilai Persatuan tampak dalam rembug Sedulur Sikep yang melibatkan perwakilan lintas wilayah dan generasi, serta kerja sama antara masyarakat dengan Sedulur Sikep. Nilai Kerakyatan terwujud melalui mekanisme musyawarah dalam pengambilan keputusan. Sementara itu, Nilai Keadilan Sosial tercermin dalam penggunaan hasil bumi sebagai uborampe serta pembagian makanan secara merata kepada seluruh peserta. Dengan demikian, Kirab Ayam Cemani tidak hanya menjadi praktik budaya, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat adat.







