Implementasi Media Pembelajaran untuk Mengembangkan Kemandirian Ibadah Anak Tunagrahita di Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i4.11241Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan kemandirian ibadah anak tunagrahita serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembelajaran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di Sekolah Luar Biasa C Putra Mandiri Semarang. Subjek penelitian terdiri dari guru pendamping dan peserta didik tunagrahita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran dilakukan melalui penggunaan media visual berupa gambar urutan wudhu dan shalat, media konkret berupa alat peraga perlengkapan ibadah, serta praktik langsung yang dilakukan secara berulang. Penggunaan media tersebut membantu siswa memahami tahapan ibadah secara lebih jelas dan mendorong munculnya kemandirian dalam beberapa aktivitas ibadah seperti membaca doa, mengikuti urutan wudhu, serta menirukan gerakan shalat. Faktor pendukung utama meliputi peran guru, konsistensi penggunaan media, serta pendekatan individual terhadap siswa. Hambatan yang ditemukan berkaitan dengan keterbatasan konsentrasi serta perbedaan kemampuan intelektual antar peserta didik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang bersifat visual dan praktik langsung dapat membantu proses pembentukan kemandirian ibadah pada anak tunagrahita secara bertahap.







