Optimalisasi Sinergitas Polri dan TNI Angkatan Laut dalam Penangganan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Wilayah Hukum Denpasar (Bali) Guna Meningkatkan Efektivitas Penegakan Hukum
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i4.11260Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan sinergitas antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dan TNI Angkatan Laut dalam penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah hukum Denpasar, Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap Satuan Polisi Perairan (Sat Polair), Direktorat Polisi Perairan (Dit Polair), dan Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar (Lanal Denpasar). Analisis data dilakukan dengan pendekatan Grounded Theory dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi efektivitas sinergitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergitas POLRI dan TNI Angkatan Laut telah berjalan melalui patroli terpadu, pertukaran informasi, dan operasi bersama, namun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan integrasi data intelijen, tumpang tindih kewenangan, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Selain itu, belum adanya sistem koordinasi yang sepenuhnya terintegrasi secara real-time menjadi hambatan dalam respons cepat terhadap kasus TPPO berbasis maritim. Penelitian ini menghasilkan model sinergitas operasional yang menekankan pada penguatan koordinasi lintas institusi, integrasi sistem informasi intelijen, peningkatan kapasitas patroli maritim, serta penyusunan standar operasional prosedur bersama. Model ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan perlindungan korban TPPO, serta dapat direplikasi pada wilayah pesisir strategis lainnya di Indonesia.







