Analisis Ekspresi Emosional dalam Gambar Anak Usia Dini sebagai Indikator Kerentanan Psikososial: Studi Kontekstual Fenomena Kerentanan Anak
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11344Abstract
Masa anak usia dini merupakan fase penting dalam perkembangan emosional, namun ada banyak faktor yang mempengaruhi kondisi kerentanan sosial pada anak sehingga sering kali tidak dapat disadari secara verbal. Gambar anak sebagai bentuk ekspresi visual memiliki potensi untuk mengungkap kondisi emosional secara lebih autentik. Penelitian ini bertujuan menganalisis ekspresi emosional dalam gambar anak sebagai indikator dini kerentanan psikososial. Penelitian dilakukan dengan subjek berjumlah 15 siswa di Tk Negeri Gunungpati yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman dengan mengintegrasikan teori perkembangan seni rupa Viktor Lowenfeld dan teori emosi Robert Plutchik. Hasil temuan menunjukkan bahwa unsur visual pada gambar anak memiliki keterkaitan dengan ekpresi emosional dominan yang dirasakan oleh anak usia dini. Pola kedekatan figur dan warna cerah mengindikasikan emosi positif seperti joy dan trust, sedangkan dominasi objek, variasi ekspresi, serta komposisi ruang yang terfragmentasi menunjukkan dinamika emosi yang lebih kompleks, termasuk anticipation dan kecenderungan penarikan diri. Temuan ini menegaskan bahwa gambar anak dapat menjadi media representatif untuk memahami kondisi psikososial secara nonverbal serta berpotensi digunakan sebagai instrumen deteksi dini dalam konteks pendidikan anak usia dini.







