Analisis Dampak Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Kota Singkawang
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11401Abstract
Kota Singkawang merupakan satu dari 14 kabupaten atau kota yang ada di Provinsi Kalimantan Barat. Secara geografis, Singkawang tergolong daerah yang relatif terbuka, khususnya daerah pesisir, paling cepat mengalami perubahan. Dengan semakin baiknya sarana dan prasarana transportasi, hubungan antar kelompok masyarakat semakin intensif dan semakin sering pula mereka melakukan pembauran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali lebih dalam mengenai potensi pengembangan pariwisata berkelanjutan di kota singkawang yang memiliki keunikan dan cirikhas tersendiri. Kemudian untuk metode penelitian yang digunakana adalah metode kualitatif dengan menjadikan beberapa narasumber yang dapat di andalkan sebagai informan dan menganalisa dari berbagai sudut pandang. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa komponen 4A di Kota Singkawang secara umum sudah berjalan dengan baik dalam meningkatkan minat berkunjung kembali wisatawan. Dari segi Attraction, terdapat atraksi wisata baru yang bermunculan. Desa wisata turut di bangun dan di jadikan sebagai salah satu atraksi wisata, sehingga atraksi wisata di kota singkawang tidak monoton dan memiliki banyak pilihan beberapa desa wisata yang ada di kota singkawang adalah desa wisata batu belimbing, Binuo Garantukng adalah beberapa desa wisata yang jaraknya tidak begitu jauh dari kota singkawang sekitar 5-7 Km dan memiliki potensi alam yang sangat indah. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung kembali ke kota singkawang.







