Karakteristik dan Motivasi Wisatawan yang Berkunjung ke Ekowisata Hutan Adat Imboi Putui
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11430Abstract
Pariwisata berbasis alam dan budaya semakin berkembang seiring meningkatnya kesadaran wisatawan terhadap kelestarian lingkungan serta keinginan untuk memperoleh pengalaman wisata yang otentik. Hutan Adat Imbo Putui yang terletak di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, merupakan kawasan hutan adat seluas 251 hektare yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.7503/MENLHK-PSKL/PKTHA/KUM.1/9/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan motivasi wisatawan yang berkunjung ke Ekowisata Hutan Adat Imbo Putui. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 40 wisatawan serta 3 informan dari Lembaga Pengelola Hutan Adat (LPHA) yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas wisatawan berusia di bawah 17 tahun, berjenis kelamin laki-laki, berstatus pelajar dengan tingkat pendidikan SD hingga SMA, serta sebagian besar berasal dari wilayah Pekanbaru dan Petapahan. Wisatawan umumnya berkunjung bersama keluarga dengan durasi kunjungan sekitar 2–4 jam dan sebagian besar telah berkunjung lebih dari dua kali. Motivasi utama wisatawan adalah motivasi fisik, yaitu keinginan menikmati keindahan alam dan suasana lingkungan yang masih alami. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan promosi, penguatan pengelolaan wisata berbasis masyarakat, serta pengembangan atraksi wisata untuk mendukung keberlanjutan ekowisata Hutan Adat Imbo Putui.







