Kajian Semiotika pada Tradisi Adat Temu Manten di Kecamatan Pangkalan Lesung

Authors

  • Elni Safira Universitas Riau, Indonesia
  • Elmustian Elmustian Universitas Riau, Indonesia
  • Tria Putri Mustika Universitas Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11510

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan tradisi. Keberagaman suku, agama, dan adat istiadat yang tersebar di seluruh nusantara mencerminkan kekayaan identitas bangsa yang unik dan bernilai tinggi. Dalam keberagaman tersebut, tentunya didalamnya memiliki makna yang baik yang diturunkan dan diwariskan secara turun-temurun sebagai warisan budaya leluhur. Penelitian ini membahas tentang alasan mengangkat kajian semiotika pada tradisi temu manten. Data yang diperoleh pada penelitian ini ialah data berbentuk alat-alat dan rangkaian prosesi adat Temu Manten.. kemudian, data pada penelitian ini bersumber dari Pemuka Adat atau orang yang biasa menjadi pemandu dalam Tradisi Temu Manten. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik berupa wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan akhir. Hasil penelitian ini, didapati 11 data yang digunakan sebagai media dalam tradisi temu manten di Kecamatan Pangkalan Lesung. Kemudian didapatlah makna atau simbol dari 11 media yang digunakan pada saat kegiatan tradisi temu manten dilaksanakan.

Published

2026-05-14

How to Cite

Safira, E. ., Elmustian, E., & Mustika, T. P. . (2026). Kajian Semiotika pada Tradisi Adat Temu Manten di Kecamatan Pangkalan Lesung. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(5), 5425-5432. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11510