Integrasi sarana belajar Daring berbasis Edmodo, Whatsapp dan Youtube Channel terhadap Evektifitas pembelajaran Era New Normal

Authors

  • Sumarni

Keywords:

Integrasi, Edmodo, WhatsApp, Youtube, PJJ, Evektifitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana penanganan pembelajaran di era new normal dengan metode kolaborasi yang memadukan antara pembelajaran daring dan pembelajaran langsung dengan menggunakan Edmodo, WhatsApp dan youtube chanel sebagai media pembelajaran daring di SMK Muhammadiyah 5 Babat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deksriptif kualitatif. Waktu dan lokasi penelitian adalah di SMK Muhamadiyah 5 Babat mulai bulan juni sampai juli 2020. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer atau biasa disebut sebagai informan yaitu hasil wawancara langsung dengan 35 siswa SMK Muhamadiyah 5 Babat. Data sekunder penelitian terdiri dari profil Sekolah, Profil siswa, data mengenai identitas dan latar belakang keluarga siswa. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara, selanjutnya data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan tiga tahapan, a) reduksi data, b) penyajian data, c) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil temuan penelitian bahwa dapat ditarik kesimpulan metode pembelajaran kolaborasi atau hybrid (Penggabungan Edmodo, Whatsapp dan Youtube Chanel) merupakan media pembelajaran jarak jauh yang efektif untuk digunakan sebagai alternative dalam penyaluran informasi pembelajaran siswa maupun guru selama masa new normal ini. Hasil ini didukung berdasarkan grafik pendapat tingkat kepuasan belajar siswa dengan menggunakan beraneka ragam media pembelajaran yang ada, bahwa terlihat pembelajaran dengan media kolaborasi (hybrid) adalah pembelajaran dengan respon dan tingkat kepuasan yang baik. 

Published

2020-10-14

How to Cite

Sumarni. (2020). Integrasi sarana belajar Daring berbasis Edmodo, Whatsapp dan Youtube Channel terhadap Evektifitas pembelajaran Era New Normal. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 3(3), 672-676. Retrieved from http://jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/183