Pelatihan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Meningkatkan Kemampuan Remaja dalam Mengelola Emosi Negatif
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.2432Abstract
Masa remaja adalah masa transisi atau peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang disertai dengan adanya perubahan emosi. Emosi remaja yang tidak dikelola dengan baik dapat memunculkan permasalahan bagi remaja maupun lingkungan sekitarnya, sehingga remaja memutuhkan kemampuan dalam meregulasi emosi. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk mengelola emosi negatif pada remaja adalah dengan menggunakan pelatihan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah pelatihan regulasi emosi dapat meningkatkan kemampuan remaja dalam mengelola emosi negatif. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test post-test. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang terdiri dari 2 laki-laki dan 4 perempuan yang diperoleh dari hasil screening menggunakan skala regulasi emosi. Hasil perolehan data pre dan post test secara kuantitatif dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Mann Whitney, dengan perolehan nilai signifikansi p = 0,027 < 0,05. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan postest pelatihan regulasi emosi untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada kelompok remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan regulasi emosi dapa meningkatkan regulasi emosi atau kemampuan mengelola emosi negatif pada remaja.